ORGANISASI PT. ELNUSA TBK
PT. Elnusa Tbk. dirikan secara formal dengan nama PT. Electronika Nusantara berdasarkan Akte Pendirian Perusahaan No.18, tanggal 25
Januari 1969, kemudian berganti nama menjadi PT. Elnusa pada tanggal 9
September 1969. Setelah melalui beberapa perubahan nama dan perluasan bidang
usaha, pada tanggal 6 Februari 2008 PT. Elnusa Tbk. secara resmi terdaftar di
Bursa Efek Indonesia sebagai perusahaan Go Publik.
PT. Elnusa Tbk. merupakan organisasi formal dengan ciri-ciri
sebagai berikut:
Ø Memiliki
struktur yang terumuskan dengan baik, dan menerangkan hubungan otoritas, kekuasaan, wewenang, tanggung
jawab dan bentuk
saluran komunikasinya serta spesifikasi tugas masing-masing anggotanya, antara
lain:
- Rapat Umum Pemegang Saham
(GSM)
adalah organ Perusahaan yang memiliki kewenangan yang tidak diberikan
kepada direksi atau dewan komisaris dalam batas yang ditentukan
yang diatur dalam anggaran dasar, peraturan serta hukum yang berlaku.
- Dewan Komisaris adalah organ
perusahaan yang bertugas
untuk melakukan pengawasan secara umum atau khusus
sesuai dengan anggaran dasar serta memberikan nasihat kepada kebijakan Direksi dalam
menjalankan pengelolaan perusahaan.
- Direksi adalah organ perusahaan
yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab sepenuhnya kepada manajemen perusahaan untuk kepentingan perusahaan sesuai dengan
maksud dan tujuan perusahaan. Dewan direksi
memiliki tugas dan tanggung jawab
kolegial dalam mengelola perusahaan
untuk menjamin bahwa semua sumber daya
dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan keuntungan dan nilai-nilai perusahaan yang berkelanjutan
- Koordinasi Dewan Komisaris
dan Direksi.
Rekomendasi
Dewan Pengawasan dan Komisaris disampaikan melalui komunikasi
internal tertulis dan rapat
gabungan Dewan Komisaris dan
Direksi
- Remunerasi Dewan Komisaris
& Direksi. Remunerasi Dewan Komisaris
& Direksi yang
ditetapkan pada RUPS
berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi. Remunerasi mereka bisa berbeda sesuai
dengan masing-masing tugas dan tanggung jawab.
- Komite Audit memiliki tugas
untuk membantu Dewan
Komisaris untuk mendorong adopsi
tata pengendalian internal yang memadai,
meningkatkan kualitas keterbukaan dan pelaporan keuangan, dan melakukan
pemeriksaan terhadap lingkup, independensi serta
objektifitas akuntan publik.
- Komite Nominasi dan
Remunerasi. Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk untuk
membantu Dewan Komisaris tugas dalam mengembangkan mekanisme nominasi dan remunerasi
bagi anggota Dewan Komisaris
dan Direksi termasuk
memberikan rekomendasi pada keputusan dalam hal nominasi dan remunerasi terkait dengan kinerja yang dicapai.
- Sekretaris Perusahaan. PT. Elnusa Tbk. menyadari bahwa peran sekretaris
perusahaan yang cukup penting untuk
mempercepat hubungan antara
organ perusahaan, perusahaan dengan pihak terkait dan sesuai
dengan peraturan yang berlaku dan hukum. Di sisi lain,
sebagai perusahaan publik, perusahaan
juga wajib memiliki tata kelola yang baik dokumen dan informasi untuk memastikan perusahaan telah memenuhi hukum dan pasar modal penyediaan
dan mendukung akuntabilitas
pelaporan kinerja serta perusahaan yang tanggung
jawab kepada para pemangku kepentingan.
- Audit Internal. Bertindak sebagai unit kontrol dengan tugas
untuk melakukan aktivitas kontrol dan memantau di
setiap tingkat dan unit dalam
struktur organisasi perusahaan
Ø Hierarkhis sasaran formal dinyatakan secara
eksplisit dalam visi
dan misi sebagai berikut:
Visi
Terpercaya Energy Services Company
Misi
- Untuk
memperluas bisnis dari hulu migas dengan
jasa energi.
- Untuk
mewujudkan stabilitas pertumbuhan bisnis perusahaan yang memenuhi harapan pemegang saham, ditambah dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengembangan kompetensi dan penguasaan teknologi jasa energi.
- Untuk
mencapai & mempertahankan kepuasan pelanggan melalui penyediaan produk yang berkualitas berdasarkan Operasi Keunggulan
dan Kualitas, Kesehatan, (QHSE) prinsip Keselamatan
& Lingkungan.
- Untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling
menguntungkan dengan Pemerintah,
mitra, dan masyarakat.
Ø Status,
prestise, imbalan, pangkat dan jabatan, serta prasarat lainya terurutkan dengan
baik dan terkendali, sebagai contoh: Dewan Komisaris dan Direksi menerima remunerasi yang terdiri atas gaji,
tunjangan dan tantiem. Remunerasi yang ditetapkan untuk Direksi
direkomendasikan oleh Komite Nominasi & Remunerasi dan Komisaris serta
dilaporkan dalam RUPS tahunan. Adapun perincian jumlah remunerasi yang
diberikan adalah sebagai berikut:

Penghasilan anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS
dengan mempertimbangkan faktor pendapatan, aset, kondisi dan kemampuan keuangan
perusahaan, tingkat inflasi dan faktor-faktor market competitiveness yang
relevan.sebagaimana yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang
-undangan.
Urutan kepangkatan
dan jabatan pada PT.Elnusa Tbk. diatur sedemikian rupa, sebagai contoh urutan
kepangkatan tahun 2011:
Dalam pengertian Statis, organisasi PT. Elnusa Tbk.
merupakan suatu wadah tempat kegiatan administrasi dan manajemen berlangsung
untuk mencapai tujuan bersama dengan gambaran yang jelas tentang saluran
hirarkhi jabatan, wewenang, garis komando dan tanggung jawab. Struktur
organisasi PT. Elnusa Tbk. sejalan
dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001-2000 sesuai SK Direksi
No.004/EN/KPTS/D000/2008 sbb:
Dalam pengertian Dinamis,
organisasi PT. Elnusa Tbk. merupakan sekelompok orang (antara lain terdiri dari
Dewan Komisaris, Dewan Direksi/Manajemen serta pegawai) yang selalu bergerak
(dinamis) bekerjasama dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan sistem yang
telah ditentukan untuk mencapai tujuan bersama. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan
Direksi PT. Elnusa Tbk. tahun 2014
adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Ø Luhur Budi Djatmiko (Presiden Komisaris)
Ø Rinaldi Firmansyah (Komisaris
Independen)
Ø Pradana Ramadhian (Komisaris
Independen)
Ø Hadi Budi Yulianto (Komisaris)
Ø R Gunung Sardjono Hadi
(komisaris)
Direksi
Ø
Syamsurizal Munaf CEO / Presiden
Direktur
Ø Tony Harisman Soetoro (Direktur Pengembangan
Bisnis)
Ø Sabam Hutajulu (Direktur Keuangan)
Ø Helmy Kata ( Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum)
Ø Susila Levi Lusiaga (Direktur Operasi)
Dewan komisaris, Dewan Direksi, manajemen dan seluruh pegawai perusahaan
terus memperbaiki diri (continous
improvement) dalam menerapkan sistem Tata
Kelola/Kerja yang baik. Pada tahun 2010, PT. Elnusa Tbk. berhasil menerima
reward sebagai Trusted Company Corporate
Governance Perception Index (CGPI) karena
secara konsisten telah menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola/Kerja perusahaan yang baik (GCG), termasuk
prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan
kewajaran, seimbang dengan pengembangan nilai-nilai dan budaya perusahaan yang
diatur dalam Kode Etik serta budaya perusahaan. Peta GCG yang
digunakan terdiri
dari:
Ø Komitmen seluruh
karyawan untuk melaksanakan tata kelola
perusahaan yang baik antara lain dengan melakukan penandatanganan pakta GCG
secara terbuka dan ditanda tangani oleh pihak terkait.
Ø Struktur
Tata Kelola merupakan
kerangka organisasi di mana berbagai prinsip-prinsip GCG dapat
dibagi, dilaksanakandan dikendalikan yang terdiri dari: Rapat
Umum Pemegang Saham (GSM), Dewan Komisaris, Direksi, Koordinasi Dewan Komisaris dan Direksi, Remunerasi DewanKomisaris & Direksi
Ø Mekanisme
tata kelola. PT. Elnusa Tbk. secara
rutin melakukan review dan penyesuaian terhadap kebijakan dan
Standard Operating Prosedur (SOP) serta implementasinya antara lain dengan menerbitkan Struktur
Soft GCGyang terdiri dari:Board Manual, Pedoman GCG, Code of Conduct serta kebijakan tambahan
dasar pada prinsip-prinsip GCG.
Ø Strategi
implementasi. Dalam mengimplementasikan GCG, PT. Elnusa Tbk. melakukan strategi berupa Kebijakan whistleblowing, kebijakan
pemberian reward and punishment,
pakta integritas, manajemen risiko serta kebijakan pengadaan barang dan jasa
Ø Tata Kelola
Hasil. Dalam rangka menjaga akuntabilitas
pengawasan dan kajian terhadap semua rencana operasional, PT. Elnusa Tbk. membentuk organ pendukung untuk memberikan saran serta
masukan yaitu: Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi,
Sekretaris Perusahaan dan Audit Internal
PT. Elnusa Tbk. merupakan organisasi modern
dengan ciri-ciri sebagai berikut:
Ø Organisasi
bertambah besar. pada awalnya bisnis PT. Elnusa Tbk. dimulai dengan
memberikan layanan untuk mendukung aktivitas operasional PT. Pertamina berupa pemeliharaan
dan perbaikan kapal Pertamina, peralatan komunikasi kapal elektronik, peralatan
navigasi dan sistem radar, termasuk tanker minyak milik perusahaan yang
bekerjasama dengan PT. Pertamina. Karena permintaan bisnis
yang kompetitif dan adanya kesempatan pengembangan, maka pada tahun 1999, PT. Elnusa
Tbk, melakukan konsolidasi
internal untuk merampingkan kegiatan operasional dan bisnis menjadi dua belas
unit bisnis, yang dipimpin dan dikelola oleh tiga divisi yaitu Divisi
Eksplorasi
dan Produksi, Divisi Telekomunikasi
dan Teknologi Informasi serta Divisi Patra Niaga. Pada tahun
2001, PT. Elnusa Tbk. Melakukan restrukturisasi struktur
organisasi yang mengakibatkan transformasi tiga divisi bisnisnya ke dua
direktorat yaitu Direktorat Pelayanan
Hulu, Direktorat
Pelayanan Hilir serta pelayanan
Non-Migas. Pada tahun
2004, PT. Elnusa Tbk. memulai
proses bisnis re-engineering yang melibatkan merger dan akuisisi. Akibatnya,
pada tahun 2006 PT. Elnusa Tbk. memiliki
empat belas afiliasi bisnis dan dua portofolio bisnis dengan dua fokus
bisnis utama yaitu bisnis jasa minyak
dan gas terintegrasi dan bisnis layanan
dukungan Telematika. Pada bulan
Oktober 2007, PT. Elnusa Tbk. kembali
melakukan restrukturisasi sebagai upaya menjadi perusahaan jasa hulu migas terintegrasi yang pertama
Indonesia. Selain
konsolidasi horizontal, PT. Elnusa Tbk, juga mengkonsolidasi empat layanan
afiliasi bisnis minyak dan gas kedalam struktur perusahaan.PT. Elnusa Tbk.
secara resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia tanggal 6 Februari 2008. Saat ini PT. Elnusa Tbk.
adalah Perusanaan Energy
Services yang tidak hanya berfungsi di industri minyak & gas, tetapi
juga di sektor
energi lainnya.
Ø Pengolahan
data semakin cepat. Sejak tahun 1972 PT. Elnusa Tbk telah menyediakan
pengolahan seismik untuk Industri Minyak di Indonesia. Secara bertahap Elnusa
telah memperluas aktivitasnya dalam survei seismik (akuisisi data). Kegiatan
survei seismik dimulai pada awal 1980-an di daerah daratan dan sekarang Elnusa
mampu memberikan survei seismik di Transisi Zona (TZ), air dangkal (Samudra
Bawah Kabel / KAO) dan Deep Water (streamer laut)didukung oleh satelit ganda positioning system GPS dan satelitGLONASS yang disebut adalah GNSS (Global Sistem Navigasi Satelit). Sistem
ini adalah sistem penentuan posisi generasi terbaru setelah Wide Area Differential GPS (WADGPS). PT. Elnusa Tbk. Menyediakan seni pengolahan
data seismik yang
didukung oleh
softwareCGG (Geovation),
software Western Geco (Omega) dan software
Paradigm (Geodepth), termasuk CRS (Common Reflection Surface) and Depth Imaging. PT. Elnusa Tbk.
juga memperluas layanan geoscience tidak hanya di seismik tetapi juga dalam
gravitasi dan elektromagnetik (seperti magnetotellurik, survei magnetik, dll)
tidak hanya di Sektor Minyak dan Gas, tetapi juga di sektor energi lainnya
(seperti: panas bumi).
Untuk
mengintegrasikan business process perusahaan agar sesuai dengan strategi
bisnis,sumber daya dan tingkat prioritas kebutuhan perusahaan serta mendukung
jalannya Sistem ERP yang telah ada, maka dikembangkan aplikasi berbasis web,
diantaranya: Human Resources Information System, E-Recruitment
System (untuk memudahkan proses seleksi awal kandidat/ calon
karyawanperusahaan melalui sistem secara online), Sistem Induksi
Perusahaan (aplikasi berbasi Web untuk memberikan overview dan
evaluasi pengenalan Perseroan bagi karyawan baru), Employee Self Service Assistant (aplikasi yang dapat digunakan
oleh setiap karyawan untuk keperluan Updating Personal Data dan Personal
Data Reporting), HR Departemen Tools (sebagai
penunjang pekerjaan dibidang Human Resources Management perusahaan dalam
mengelola data karyawan, absensi,cuti, training, SPPD, dsbnya), e-Office Automation System (aplikasi
untuk mengelola permintaan barang & jasa bagi fungsisupporting area yang
terintegrasi dengan Sistem ERP perusahaan), HRIS (Human Resource
InformationSystem (aplikasiuntuk membantu karyawan, yang antara lain dalam melakukan
proses pengajuan cuti dan ijin secara online), aplikasi Invoice dan Monitoring Pembayaran (aplikasi berbasis web yang digunakan untuk melakukan monitoring
pembayaran untuk pihak internal maupun pihak eksternal), e-Procurement System (aplikasi
untuk mengelola data rekanan (vendor) secara online dan sebagainya.
Untuk mendukung jalannya
operasional suatu Sistem ERP denganbaik dan dapat memberikan hasil yang
maksimal, maka telah dilakukan peningkatan kompetensi end user secara terus
menerus melalui program-program pelatihan, sehingga proses transaksi data dalam
sistem dapat memiliki kualitas yang baik dan informasi yang diberikan dapat
berguna bagi manajemen perusahaan. Selain ituTim IT Perseroan secara aktif
turut memberikan dukungan melaluipengembangan aplikasi monitoring data
(Dashboard Monitoring) secara bertahap, untuk membantu manajemen dalam proses
analisa data dan informasi dalam proses pengambilan keputusan
Ø Penggunaan
staf lebih intensif. Sampai dengan 31 Desember 2011, karyawan Perseroan
danAnak Perusahaan berjumlah 1.729 karyawan, terdiri dari 1.085karyawan
Perseroan dan 644 karyawan Anak Perusahaan. Apabila dibandingkan dengan tahun
sebelumnya, maka terlihat bahwa untuk karyawan Perseroan mengalami kenaikan
sebesar 0,4%, sedangkan untuk karyawan Anak Perusahaan mengalami kenaikan
14%.Kenaikan jumlah karyawan pada Anak Perusahaan dikarenakan adanya
pembentukan Anak Perusahaan baru yaitu PT. Elnusa CGG Veritas dan adanya
beberapa proyek-proyek baru di PT. Patra Nusa Data dan di PT. Elnusa Petrofin.
Berdasarkan komposisi karyawan berdasarkan jenjang usiapada table
berikut ini, terlihat bahwa jumlah karyawan pada kelompok usia 26 – 40 tahun
mendominasi jumlah keseluruhan karyawan Perseroan. Hal ini menunjukkan bahwa
Perseroan memiliki jumlah karyawan dengan usia produktif yang cukup signifikan
sehingga memiliki potensi yang besar untuk memberikan kontribusi bagi
Perseroan.
Selain itu, tahun 2011 dinyatakan sebagai 'Tahun
Sumber Daya Manusia', sebuah program
transformasi dibidang HR dengan penekanan
pada pengembangan
kompetensi,
optimasi organisasi
Ø Kecendrungan
spesialisasi. PT. Elnusa Tbk. berfokus pada segment usaha layanan
Minyak dan Gas. PT. Elnusa Tbk.
menjalankan 3 (tiga) segmen
usaha, yaitu: Layanan Operasional Minyak dan Gas Hulu, layanan operasional Minyak dan
Gas Hilir dan jasa pendukung (Support
Services) Minyak dan Gas Hulu. Kompetensi
inti PT. Elnusa Tbk. adalah Geofisika
Layanan Data, Minyak dan
Gas Drilling Services, Layanan
Oilfield dan Busines Supporting. Dalam rangka dedikasi dan berfokus dalam
bidang Pelayanan minyak dan gas, PT Elnusa Tbk.
beberapa kali melakukan restukturisasi, diantaranya mengubah statusnya dari Perusahaan Induk ke Perusahaan Operasional dengan
mengkonsolidasikan empat
anak perusahaan; PT. Elnusa Geosains, PT. Elnusa Drilling
Services,
PT. Sinar Riau Drillindo dan PT. Elnusa Workover Services. Pada tahun 2009 PT.
Elnusa Tbk.
menjual seluruh sahamnya di PT. Jabar Energi, PT. Jabar Telematika.
PT. Elnusa Tbk. dan PT. Infomedia Nusantara untuk
mendedikasikan diri sebagai perusahaan layanan
minyak dan gas hulu yang terintegrasi.
PT. ElnusaTbk. Sekarang resmi perusahaan
jasa hulu migas terintegrasi pertama dan terbesar di Indonesia, menyediakan "layanan 1-stop" industri jasa hulu migas
Indonesia.

Dalam
pelaksanaan aktivitasnya, karyawan terspesialisasi sesuai bidang/fungsi kerja. Spesialisasi
ini tercermin dalam Learning Directory
yang digunakan sebagai panduan program pelatihan karyawan sesuai dengan
kompetensi yang dipersyaratan ditiap bidang/fungsi kerja. Implementasi
pelatihan berdasarkan jenis pelatihan dapat dilihat pada
tabel berikut :
Ø Adanya
prinsip-prinsip atau azas-azas organisasiyang tercermin
dalam :
- Code of conduct yang merupakan
penjabaran dari nilai-nilai perusahaan yaitu :Clean (Bersih secara moral, transparan dan akuntabel), Respectfull (terpercaya di dalam komunitas bisnis dan lingkungannya
melalui profesionalisme, kemandirian, berdaya saing serta kemampuannya memenuhi
kepuasan stakeholders) dan Synergy (berorientasi
pada kekuatan aliansi secara terpadu untuk menciptakan nilai)

- Budaya
perusahaan yaitu kombinasi terpadu
dan harmonis nilai-nilai perusahaan (bersih, hormat, sinergi) serta semangat dan prinsip-prinsip etos,
keunggulan operasi dan gaya manajemen dengan tujuan untuk membangun dasar yang kuat untuk memastikan kelangsungan
bisnis menuju pembentukan"The
Living Company"
- Logo perusahaan yang terdiri atas
Logogram
dan Logotype
- Logogram pada prinsip
dasarnya adalah"energi
melingkar" yang divisualisasikan
dalam huruf
'e'
pada awal nama perusahaan, “Elnusa”,
dan ruang lingkup perusahaan
bisnis di sektor energi. Logo berbentuk
bulat
yang memiliki maknadinamis
dan sempurna. Sebagai perusahaan jasa, PT. Elnusa Tbk. membawa
semangat besar dan kekuatan untuk secara dinamis bertindak responsif, adaptif, dan cara-cara inovatif untuk
memuaskan pelanggan. Kesempurnaan dalam komitmen dan integritas
PT. Elnusa Tbk. untuk berkontribusi pada pembangunan
nasionaldengan menjalankan bisnis energi. Konfigurasi gradasi
ketebalan garis pada Logo memberikan kesankecepatan berputar yang mengartikulasikan
perbaikan terus-menerus dalam hal adopsi teknologi, peningkatan
kualitas sumber daya manusia dan menghasilkan profesional yang dipercaya
untuk membantu mempercepat dan mengembangkan usaha. Komposisi warna pada Logo merupakan karakteristik
PT. Elnusa Tbk. dan nilai-nilai inti: hijau=Clean; merah=Hormat; biru=Synergy.
- Logotype mengambil kata 'Elnusa'
menggunakan nama font Frutiger SAINB dv.1 diketik
dalam huruf kecil dan jelas
untuk memberikan kesan tegas dan ramah.
Ø Unsur-unsur
organisasi lebih lengkap
yaitu adanya manusia (manajemen dan karyawan), tujuan bersama (antara
lain tercakup pada visi dan misi), peralatan (antara lainglobal sistem navigasi satelit, software dan alat
berat) lingkungan (terbukti dengan
diraihnya penghargaan OHSAS
18001: 2007 & ISO 9001: 2008. untuk memastikan lingkungan yang aman dan
sehat dalam perusahaan) kekayaan alam (minyak dan gas) dan kerangka mental organisasi (antara lain budaya organisasi dan nilai-nilai perusahaan)
Dari sudut pandang teori
organisasi, PT. Elnusa Tbk. tidak sepenuhnya
menganut Teori Organisasi Klasik
yang lebih menekankan pada definisi organisasi sebagai struktur hubungan,
kekuasaan, tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan faktor lain yang terjadi
karena terlibat kerja sama antar manusia yang kemudian berkembang menjadi tiga dasar anggapan yaitu:teori birokrasi,
administrasi dan manajemen ilmiah namun kurang mempertimbangkan aspek manusia.
Sebagai mana dijelaskan pada Teori Organisasi Neoklasik, PT. Elnusa Tbk. menekankan
pentingnya aspek psikologis dan sosial sebagai individi maupun sebagai bagian
kelompok dalam lingkungan kerjanya.
Hal ini terlihat dari adanya dukungan
Dewan kepada Direksi Perseroan untuk
melakukan beberapa aksi bersifat internal maupun eksternal untuk menyempurnakan
proses bisnis dan memperkuat struktur bisnis. Secara internal, diawali
dengan memetakan permasalahan yang ada melalui partisipasi dan manajemen manajemen bottom-up, penyempurnaan proses bisnis melalui review system operating procedure,
penyesuaian struktur organisasi dan manajemen serta meningkatkan
pembinaan/pengembangan SDM. Selain itu juga dilakukan perluasan kerja (job enlargement) seperti pengelompokan unit bisnis non-drilling, diantaranya wireline
logging & cementing ke divisi oilfield services merupakan bagian dari
tindak lanjut kajian rencana pengembangan bisnis drilling, perbaikan pola approval bidding process oleh
project owner/divisi operasi sebagai bagian keterbukaan dan fairness antara
divisi marketing dan divisi operasi dan lain-lain.
PT. Elnusa
Tbk
. mengutamakan aspek peningkatan kualitas jasa serta
peningkatan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan.Komitmen tinggi dan
partisipasi aktif dari manajemen ditunjukkan dengan selalu melakukan perbaikan
dan penyempurnaan terhadap prinsip-prinsip K3LL dan dari waktu ke waktu melalui sosialisasi
kepada pihak pelaksana. Dewan Komisaris juga selalu mengingatkan bahwa karyawan merupakan asset
utama sebagai perusahaan penyedia jasa, sehingga selain dilakukan berbagai
pelatihan dan pengembangan untuk memperkuat kemampuan dan keahlian yang
dimiliki oleh karyawan. Retention program
dan succession planning juga
harus mendapat perhatian khusus manajemen untuk dapat menarik dan
mempertahankan kompetensi terbaik sumber dayanya.Tahun 2013 diproklamasikansebagai
'Tahun Sumber Daya Manusia', sebuah program transformasi di
bidang HR dengan penekanan pada pengembangan
kompetensi, optimasi organisasi
dan
penguatan budaya perusahaan.
Perseroan memiliki komitmen tinggi untuk senantiasa mengembangkan kapabilitas dan kualitas dari sumber daya manusia yang ada.Peningkatan program pengembangan
sumber daya manusia yang dilakukan berdasarkan pemenuhan gap oleh Perseroan dalam bentuk pelatihan dan pelaksanaan
mutasi (promosi dan rotasi). Program pelatihan dilakukan berdasarkan Profil Kompetensi dan Learning Directory yang disusun
sebagai dasar untuk
memetakan level kompetensi yang dimiliki karyawan dan
untuk
melihat kesenjangan level kompetensi karyawan tersebut
dengan
tuntutan kompetensi yang dipersyaratkan. Pelatihan
tersebut antara lain:
- Mandory Training
Program, yaitu pelatihan yang
berkaitan dengan persyaratan suatu pekerjaan baik di bidang operation maupun
support yang wajib diikuti oleh karyawan sesuai dengan fungsi pekerjaan
dan kepangkatannya. Pelatihan yang bersifat mandatory tersebut dapat
berupa mandatory certification yaitu pelatihan yang membutuhkan
sertifikasi yang diwajibkan oleh institusi pemerintah di bidang migas nasional
maupun institusi lain yang terkait dengan bisnis migas, maupun mandatory non
certification yaitu pelatihan
untuk mengembangkan kompetensi teknis yang bersifat wajib namun tidak
memerlukan sertifikasi dari lembaga tertentu.
- Technical
Training Program, yaitu
pelatihan yang terkait dengan kompetensi teknis pendukung suatu jabatan
sesuaidengan fungsi pekerjaan dan kepangkatannya
- Managerial
Training Program & General Training Program.Yang dimaksud dengan Managerial Training
Program adalah pelatihan yang bersifat manajerial yang berkaitan dengan softskill
sesuai dengan fungsi pekerjaan dan kepangkatannya, sedangkan General
Training Program adalah segala bentuk pembelajaran untuk menambah
pengetahuan umum dan secara langsung tidak terkait dengan persyaratan suatu
jabatan atau kompetensi suatu jabatan tertentu
Sebagaimana dijelaskan Teori Organisasi Modern, semua unsur PT.
Elnusa Tbk. yaitu m
anusia, tujuan perusahaan, peralatan, kekayaan alam
dan kerangka m
ental o
rganisasi merupakan
satu kesatuan dan saling ketergantungan.
PT.
Elnusa Tbk.
bukanlah suatu si
stem tertutup yang
berkaitan dengan lingkungan yang stabil, merupakan si
stem yang terbuka sejalan dengan lingkungan yang kompetitif. Hal
ini terlihat dari cukup seringnya perubahan organisasi yang dilakukan oleh
PT.
Elnusa Tbk. untuk beradaptasi
dengan perubahan lingkungan yang kompetitif antara lain:
Ø Tahun 1976 PT. Elnusa melakukan diversifikasi portofolio bisnis dengan menerbitkan Yellow Pages Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya. Hal ini menyebabkan pembentukan PT. Infomedia Nusantara.Ø Tahun 1978-1982 PT. Elnusa memenangkan Proyek Perluasan Telepon Mekkah-Madinah,
serta proyek telekomunikasi di Arab Saudi
Ø Tahun 1980 PT. Elnusa mendirikan PT. Sigma Cipta Utama yang
mengkhususkan diri dalam pengelolaan data migas dan penyimpanan.
Ø Tahun
1984 PT. Elnusa Workover Hidrolik didirikan, yang berganti nama menjadi PT. Elnusa Workover Services.PT. Electronika Nusantara secara resmi berganti
nama menjadi PT. Elnusa. PT. Infomedia
Nusantara didirikan untuk fokus pada layananYellow Pages. Selama periode yang mengikuti, mayoritas saham
PT. Infomedia Nusantara pindah ke
PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Ø Tahun
1986 PT. Elnusa
Multi Industri Komputer didirikan dan berganti nama menjadi PT. Elnusa Telematika. PT. Elnusa
Rentrakom.
Ø Tahun 1987 PT. Elnusa memulai bisnis nasional distribusi bahan bakar yang menyebabkan pembentukan PT. Elnusa Petrofin 10 tahun kemudian.
Ø Tahun
1995 PT. Elnusa bekerjasama dengan PT. Telekomunikasi
Indonesia,
mendirikan PT. Patra Telekomunikasi Indonesia, unit
usaha yang didedikasikan untuk sistem komunikasi satelit VSAT.
Ø Tahun 1996 PT. Elnusa reposisi dirinya sebagai perusahaan induk
untuk semua anak terdiversifikasi.
Ø Tahun
1997 PT. Elnusa
mengakuisisi PT. Sigma
Cipta Utama dan PT. Sinar Riau Drillindo. PT. Elnusa mendirikan PT. Patra Nusa Data.PT. Elnusa Patra Ritel
didirikan untuk mendukung layanan minyak dan gas hilir, yang mengkhususkan diri dalam perdagangan bahan bakar. PT. Elnusa
menjadi perusahaan publik (terdaftar).
Ø Tahun
2002 PT. Elnusa mulai review konsolidasi dan proses bisnis internal, perusahaan memutuskan untuk kembali menjadi sebuah
perusahaan swasta.
Ø Tahun
2003 PT. Elnusa memulai bisnis kepemilikan ladang minyak dan gas ketika diperoleh
Proyek Sharing Contract di Bangkanai, Kalimantan Tengah. Hal ini menyebabkan pembentukan
PT. Elnusa
Bangkanai EnergyLtd
Ø Tahun
2004 PT. Elnusa Drilling
Services didirikan dalam upaya
untuk memperkuat
portofolio pengeboran terpadu.
Ø Tahun
2005 PT. Elnusa mengakuisisi PT. Purna Bina Nusa yang mengkhususkan
diri dalam pipa minyak.
Ø Tahun
2006 PT. Elnusa mendirikan PT. Jabar Energi untuk mengelola sumber energi potensial dan PT.Jabar Telematika untuk mengelola
layanan telematika potensial di Jawa Barat.
Ø Tahun
2007 PT. Elnusa mengakuisisi 25% dari Elnusa Tristar
Ramba Ltd.
PT. Elnusa lagi direstrukturisasi sendiri,
mengubah statusnya dari Perusahaan Induk ke Operasional
Perusahaan dengan
mengkonsolidasikan empat
anak perusahaan; PT. Elnusa Geosains, PT. Elnusa Drilling
Services,
PT. Sinar Riau Drillindo dan PT. Elnusa Workover Services.PT. Elnusa sekarang resmi perusahaan jasa hulu migas terintegrasi pertama dan
terbesardi Indonesia, menyediakan dedicated "layanan 1-stop" Indonesia industri jasa hulu migas. Lain anak usaha berbasis data yang dikonsolidasikan horizontal;
PT. Elnusa Telematika dan PT. Elnusa Rentrakom ke PT. Sigma Cipta Utama.
Ø Tahun
2008 PT. Elnusa sekarang resmi PT. ElnusaTbk., Setelah disetujui oleh Bapepam-LK sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesiaآdengan perdagangan moniker ELSA. Its Initial
Public Offering (IPO) memungkinkan PT. Elnusa Tbk. untuk mencapai modal untuk mengembangkan koperasi, serta usaha lainnya.
Ø Tahun
2009 PT. Elnusa Tbk. menjual seluruh sahamnya di PT. Jabar Energi dan PT. Jabar Telematika. PT. Elnusa Tbk. menjual seluruh sahamnya di PT. Infomedia Nusantara untuk
mendedikasikan diri
sebagai layanan minyak dan gas hulu terintegrasi company.laba
operasional meningkat
sebesar 159%. Ini adalah bukti bahwa strategi fokus menghasilkan pasar yang positif response. PT. Elnusa Tbk. Berencana untuk mencapai pertama USD 1 Miliar target tahun 2014.
Ø Tahun
2010 PT. Elnusa Tbk. Divestasi kepemilikan saham di Elnusa Bangkanai Energy Ltd. Dan Elnusa Tristar
Ramba Ltd. Kepemilikan Saham PT. Elnusa Tbk. berubah. Salah satu pemegang saham pengendali Elnusa
PT. Tridaya Esta diperoleh oleh PT. Benakat Petroleum Energy Tbk.
Ø Tahun
2011-2012 Perusahaan menerapkan program turn around untuk
meningkatkan kinerja di seluruh aspek bisnis dan operasional dan memperkuat pelaksanaanbudaya
perusahaan.
Ø Tahun
2013 dilakukan penguatan posisi perusahaan lebih
lanjut sebagai penyedia layanan energi terintegrasi dan mendirikan PT. Elnusa Trans Samudera (ETSA) yang berfokus pada area layanan dukungan yang berhubungan
dengan energi.
Untuk
aksi tanggung jawab sosial perusahaan, PT.
Elnusa Tbk. tetap konsisten mengalokasikan dana untuk berbagai
program kepedulian masyarakat (community
development) dengan fokus untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat
sekitar. Selain itu, tanggap terhadap bencana alam juga dilakukan dengan cepat oleh
perusahaan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami
bencana. Komitmen Perseroan untuk
berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan di wujudkan
dalam
beberapa program kerja.
Ø Aksi Hijau untuk Kegiatan Lingkungan antara lain melalui:
§ Pengeboran Air yaitu suatu tindakan yang diambil untuk
menyediakan air bersih bagi masyarakat di
sekitar lokasi operasional.
§ Elnusa Go Green. Penanaman pohon bakau diwilayah
pesisir Jakarta.
§ Lingkungan Program Pendidikan, salah satunya adalah pendidikan tentang
dampak berbahaya dari penyadapan ilegal.
Ø Energi Efektif dan Efisien dan Material Penggunaan.Perusahaan
sangat berkomitmen untuk energi dan bahan penggunaan yang
efektif dan efisien dalam kegiatan
sehari-hari. Selama 2013, konsumsi energi dari Perusahaan, dalam hal bahan bakar, tenaga gel dan
listrik, menunjukkan kecenderungan menurun dibandingkan
dengan tahun sebelumnya.
Ø Tanggap Darurat. Satuan Tugas The Elnusa
Emergency
Response
(EER )melakukan kegiatan sosial untuk
merespon bencana alam di Indonesia.
PT. Elnusa Tbk. Memperoleh Sertifikasi Lingkungan OHSAS18001:
2007 Kesehatan
&
Sistem Manajemen Keselamatan.
Dalam
hal Pembangunan Sosial dan Masyarakat, PT. Elnusa Tbk. memiliki program kerja sebagai berikut :
Ø Taman Belajar Elnusa (TBE) melayani pendidikan
gratis bagi
anak-anak usia dini di
sekitar
kantor pusat Perseroan.
Pada tahun 2013, jumlah penerima program
ini
meningkat sebesar 17,9% dan total dana yang disalurkan untuk
program
ini direalisasikan pada 60,7%
lebih tinggi dibandingkan
dengan
tahun sebelumnya.
-
Ø Beasiswa Terpadu (BEST.)
Pada tahun 2013, Perusahaan meluncurkan
kembali program beasiswa, yang diberikan untuk 62 siswa dari
sekolah-sekolah dasar dan menengah atas di Jakarta, Depok,
Bekasi, Tangerang, Indramayu dan Lampung.
Ø Elnusa Anniversary Beasiswa.Program
ini
mencerminkan ketulusan Perusahaan untuk memberikan anak-anak
dari
karyawan langsung dan kontrak.
Lebih dari 20 anak-anak dari karyawan menerima beasiswa dalam perayaan ulang
tahun
ini.
Ø Beasiswa Reward untuk Pensiunan Karyawan.Program
ini
adalah untuk menghargai karyawan pensiun atas
kontribusi
mereka
Ø Pos Sehat,
merupakan komitmen Perseroan untuk mendukung program penciptaan keluarga
yang sehat
dan mewujudkan titik 4 dan 5 dari MDGs.
Pada tahun 2013, jumlah penerima manfaat program yang meningkat
sebesar
9,3%
sementara total dana
yang disalurkan untuk program meningkat 75,9%
dibandingkan dengan tahun
sebelumnya.
Ø Pusat Kesehatan Terpadu (Posyandu)
Forum. PT. Elnusa
Tbk. Memfasilitasi pusat kesehatan terpadu atau
program
Posyandu untuk mendukung pelayanan
kesehatan
bagi ibu
dan bayi. Pada tahun 2013,
jumlah penerima manfaat program
yang
meningkat 87% dengan total dana yang disalurkan untuk program naik 15% dibandingkan
dengan
2012.
Ø Donor darah. Program
ini
adalah salah satu cara karyawan
dan
preferensi penyewa' untuk menunjukkan kepedulian sosial mereka.
Pada tahun 2013, kami mengadakan kegiatan donor darah 4 kali dalam
satu tahun, yang berlokasi di Jakarta dan Balikpapan,
mengambil partisipasi dari 500 donor.
Ø Usaha Kecil Day (HPK). Program
ini berfokus pada pengembangan usaha kecil,
mikro, dan menengah (SMME). Sekitar 84 SMME telah memperoleh manfaat dari program ini.
Jumlah tersebu tmeningkat
sebesar
37,5%
dari tahun sebelumnya.
Ø Tabung Hikmah Mandiri (THM).
Program ini menawarkan dukungan keuangan untuk SMME sekitar Graha
Elnusa, yang menerapkan konsep lembaga keuangan syariah mikro,
Baitul Maalwat Tamwil (BMT).
Pada tahun
ini,baik
penerima dan nilai
PT. Elnusa Tbk.adalah Energy
Services Company yang tidak
hanya berfungsi pada industri
minyak & gas, tetapi juga pada sektor energi lainnya. Karena bertujuan untuk memperoleh laba, PT. ElnusaTbk. merupakan organisasi niaga yang berbentuk
perusahaan terbatas. Setiap tahun, PT. Elnusa Tbk. mengeluarkan audited
annual report yang diantaranya berisi laporan profitabilitas (laba rugi)
keuangan dan kinerja saham yang bemanfaat bagi seluruh stakeholders.
Sumber :
- http://www.elnusa.co.id/
- http://www.elnusapetrofin.co.id/
- http://www.elnusa-konstruksi.com/
- http://www.elnusa.co.id/corporate-info/history/